Ibunda Meninggal Dunia karena Kaget Roger Danuarta Mualaf?

Suara.com – Roger Danuarta enggan memberi komentar soal isu yang menyebut bahwa ibunda meninggal dunia lantaran kaget dirinya pindah keyakinan. Seperti yang diketahui, aktor sinetron tersebut menjadi mualaf sejak beberapa waktu lalu.

Saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Roger Danuarta hanya tersenyum. Lelaki yang sempat dekat dengan Cut Meyriska itu lantas meminta awak media melontarkan pertanyaan lain.

“Next (pertanyaan selanjutnya),” kata Roger Danuarta saat ditemui di Rumah Duka Oasis Lestari, Jalan Gatot Subroto, Jatake, Curug, Tangerang, Banten, Minggu (25/11/2018).

Meskipun begitu, Roger Danuarta memastikan komunikasi dengan ibunya berjalan dengan baik. Bahkan, lelaki 36 tahun setia menjaga dan merawat ibunya di rumah sakit.

“Jadi sejak awal ibu sakit, aku selalu dampingi ibu,” sambungnya.

Roger Danuarta di rumah duka ibundanya di Jalan Gatot Subroto, Jatake, Curug, Tangerang, Banten, Minggu (25/11/2018). [Ismail/Suara.com]Roger Danuarta di rumah duka ibundanya di Jalan Gatot Subroto, Jatake, Curug, Tangerang, Banten, Minggu (25/11/2018). [Ismail/Suara.com]

Sayang saat detik-detik sang ibu meninggal, Roger Danuarta tidak berada di sampingnya karena alasan pekerjaan. Namun, setelah selesai bekerja, dia langsung menuju rumah sakit dan mengurus semua keperluan pemakaman ibunya.

“Jadi selesai syuting baru bisa nyusul ibu,” tutur Roger Danuarta.

Roger Danuarta di rumah duka ibundanya di Jalan Gatot Subroto, Jatake, Curug, Tangerang, Banten, Minggu (25/11/2018). [Ismail/Suara.com]Roger Danuarta di rumah duka ibundanya di Jalan Gatot Subroto, Jatake, Curug, Tangerang, Banten, Minggu (25/11/2018). [Ismail/Suara.com]

Ibunda Roger Danuarta, Engnawati Atmadja, meninggal dunia Jumat (25/11/2018). Kebaktian untuk mendoakan mendiang akan dilakukan pukul 19.00 WIB, malam ini. Rencananya, jenazah akan dikebumikan di pemakaman Taman Kenanga Lestari, Senin (26/11/2018).

Namun, atas permintaan keluarga besar, Roger Danuarta meminta awak media untuk tidak meliput di acara misa maupun di acara pemakaman. Hal ini dilakukan demi menghormati sang ibu yang cenderung tertutup semasa hidupnya.